Jan 16 2007
…itu…
Pada malam gelap tak berbintang ini
pada kesunyian menghening ini
Aku terpaku
tanpa gejolak jiwa
darah muda
Tak tahu mengapa
enyah
hati rasa gundah
ingin
ingin kulemparkan pena ini
ku banting keras!
tak tahu mengapa..
hati rasa resah
Aku harus perbuat apa?
Tiada yang tahu
kutanya pada angin
hanya desah bisik tersisa
kutanya pada jam dinding
detak-detik yang terdenting
kutanya pada bintang bersinar putih
hanya kerlap-kerlip indah jawabnya,kabut tutupinya
aku tak paham…
Tak mengerti!
Apa yang kurang?
Apa yang hilang itu??
Tiada yang tahu (lagi)
Kuberbaring di atas ranjang lembut
ku pandangi langit-langit
ku pejamkan mata
bayangkan sesuatu
ku coba lagi
ku pejamkan mata
bayangkan sesuatu
hah..
tak berubah..
bayangan itu muncul lagi
wajah cantik pujaan hatiku ternyata!
barangkali ini penyebabnya?
Gundah
Resah
Sepi
Ku tahu,
apa yang ku rasa
itu cinta
itu rindu
ku tahu,
pada siapa yang menjawab keresahan
itu belahan hatiku
itu cintaku
ya,
memang
tak di herankan lagi
sudah pantas ku merindu
bidadari bumi
pendamping diri
arungi samudra hidup nanti
(to my love…)
2 responses so far
-”kulemparkan pena ini ku banting keras!…”-
pena???
mw nglempar pena???
KEYBOARD kaleee…
-”kutanya pada jam dinding detak-detik yang terdenting…”-
ada jam dinding kw???
jam meja kaleee…
-”kutanya pada bintang bersinar putih hanya kerlap-kerlip indah jawabnya…”-
kw nanya ma bintang yg mana,Dark???
kt kw g da bintang (”Pada malam gelap tak berbintang…”),,,
jdny nanya ma bintang yg mana???
-”Kuberbaring di atas ranjang lembut…”-
lembut???
Hhhh….
bo’ong j la kw truz,,,
ranjang kempes gtu…
tp gpp sich,masih ada sprei nya koq..
hehehehe….
sorry dark,,buka rahasia kamar kw…
hehehe…
aQ suka katanya Dhe.,.,
kw puitis bgt.,.,
ajarin aku dunk’ss
‘FanTaCy